Faktakalbar.id, AGAM – Bencana banjir dan tanah longsor melanda lima nagari di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada Rabu (11/1/2026).
Peristiwa ini memaksa petugas mengevakuasi sebanyak 90 Kepala Keluarga (KK) dari Jorong Koto Kaciak dan Jorong Pasa Rabaa ke lokasi yang lebih aman.
Baca Juga: Didominasi Banjir dan Cuaca Ekstrem, BNPB Rilis Laporan Bencana Periode 8-9 Februari 2026
Dampak kerusakan akibat Banjir dan Longsor di Agam cukup signifikan. Di Nagari Salareh Aia, air meluap setinggi 50 cm dan menghanyutkan dua jembatan darurat.
Sementara itu, ruas jalan provinsi di Jorong Lubuak Sao tertimbun material longsor sepanjang 50 meter dengan tinggi 1,5 meter hingga menimpa satu unit mobil yang melintas. Tanah longsor juga memutus akses jalan kabupaten di wilayah tersebut.
Tanggul Sungai Batang Balok dilaporkan jebol akibat derasnya arus air, menyebabkan luapan ke ruas jalan di Nagari Maninjau.
Petugas BPBD Kabupaten Agam telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor.
















