Antisipasi Perkelahian Remaja, Polresta Pontianak Libatkan Ibu-Ibu Amankan Pawai Obor

Polresta Pontianak petakan pengamanan pawai obor di Masjid Mujahidin. Libatkan peran ibu-ibu guna antisipasi perkelahian remaja berkaca pada insiden maut tahun lalu.
Polresta Pontianak petakan pengamanan pawai obor di Masjid Mujahidin. Libatkan peran ibu-ibu guna antisipasi perkelahian remaja berkaca pada insiden maut tahun lalu. (Dok. Faktakalbar)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Polresta Pontianak menyiapkan skema pengamanan khusus untuk rangkaian kegiatan di Masjid Raya Mujahidin yang puncaknya berupa pawai obor.

Langkah ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) yang berlangsung di Aula Polresta Pontianak pada Kamis (12/2/2026).

Kapolresta Pontianak, Endang Tri Purwanto, menjelaskan bahwa terdapat irisan jadwal pengamanan yang dimulai sejak pertengahan Februari.

Rangkaian acara meliputi lomba hadrah, pawai kendaraan hias, hingga pawai obor sebagai acara utama.

Baca Juga: Cap Go Meh 2026 Bertepatan Ramadhan: Naga Wajib Berhenti Saat Adzan, Karnaval Usai Tarawih

“Terkait dengan adanya pelaksanaan pawai obor yang dilaksanakan di Masjid Raya Mujahidin, mulai dari tanggal 14, 15, dan 16. Sabtu (14/2/2026) ada rangkaian yaitu kegiatan lomba hadrah yang dilaksanakan di halaman Masjid Mujahidin, kita akan bantu untuk pengamanannya,” ujar Endang Tri Purwanto.

Ia melanjutkan bahwa pada Minggu (15/2/2026) akan digelar pawai kendaraan hias, dan Senin (16/2/2026) merupakan puncak acara berupa pawai obor.

Keterlibatan Ibu-Ibu sebagai Strategi Pengamanan

Ada hal berbeda dalam teknis pengamanan pawai obor tahun ini.