Antisipasi Kebakaran, Polresta Pontianak Pusatkan Pesta Kembang Api di Jalan Gajah Mada

"Polresta Pontianak memetakan rute pawai obor dan memberlakukan rekayasa lalu lintas. Pesta kembang api dipusatkan di Jalan Gajah Mada untuk antisipasi kebakaran."
Polresta Pontianak memetakan rute pawai obor dan memberlakukan rekayasa lalu lintas. Pesta kembang api dipusatkan di Jalan Gajah Mada untuk antisipasi kebakaran. (Dok. Faktakalbar)

Mengingat banyaknya peserta yang diperkirakan akan menuju pusat kota setelah pawai, kepolisian dan Pemerintah Kota Pontianak menyepakati pembatasan penggunaan kembang api.

Langkah ini dilakukan berdasarkan peringatan dini dari BMKG mengenai kondisi cuaca.

“Kita sepakati antara pemerintah kota dengan Polresta Pontianak untuk kembang api diperbolehkan hanya di Jalan Gajah Mada,” tegas Endang Tri Purwanto.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif terhadap potensi bencana kebakaran di tengah musim kemarau.

“Kami mohon untuk keterlibatan bersama mengingat tadi penyampaian dari BMKG curah hujan di bulan Februari ini cukup rendah. Dikatakan cukup rendah sehingga pasti dapat menimbulkan kebakaran. Kebakaran ini baik kebakaran di pemukiman maupun di kebakaran hutan dan lahan,” jelasnya.

Untuk mendukung keamanan di lokasi tersebut, polisi telah berkoordinasi dengan toko-toko di Jalan Gajah Mada terkait ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Kita akan minta bantuan APAR dan sebagainya antisipasi kalau terjadi gangguan dalam hal ini adalah kebakaran,” kata Endang.

Rekayasa Lalu Lintas dan Penutupan Jalan

Guna menjaga kelancaran arus kendaraan, Polresta Pontianak akan memberlakukan rekayasa lalu lintas mulai sore hari.

Petugas di lapangan akan memantau kepadatan secara real-time untuk menentukan perlu tidaknya penutupan jalan total.

“Sementara kita akan mulai laksanakan rekayasa yaitu di jam 17.00 sampai dengan 23.00 Waktu Indonesia Barat. Jika terjadi penumpukan yang sangat signifikan tentunya kami akan tutup arus dan akan dilakukan pengalihan arus supaya tidak terjadi hambatan,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan pedagang kembang api dan berbagai lintas sektor untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib tanpa gangguan keamanan maupun musibah kebakaran.

Baca Juga: Jamin Kondusivitas, Polda Kalbar Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Hoaks Jelang Imlek

(Mira)