Drama Penalti dan Penyelamatan Gemilang
Memasuki babak kedua, Timnas U-17 tampil lebih agresif. Hasilnya, pada menit ke-49, wasit menunjuk titik putih untuk Indonesia. Miraj Riski Sulaiman yang maju sebagai algojo dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kanan gawang, mengubah skor menjadi 2-2.
Indonesia sebenarnya memiliki peluang emas untuk berbalik unggul.
Baca Juga: John Herdman Pastikan Timnas Indonesia Turunkan Pemain Lapis Kedua di AFF
Pada menit ke-70, Mierza Firjatullah lolos dari kawalan bek lawan, namun sepakannya masih melambung di atas mistar.
Kiper Indonesia, Noah Leo Duvert, juga tampil heroik dengan melakukan dua penyelamatan krusial di menit ke-76 untuk menjaga asa Garuda Muda.
Patah Hati di Menit Terakhir
Memasuki masa injury time, drama memuncak. Saat laga tampak akan berakhir imbang, China melancarkan serangan cepat melalui sisi kanan. Pada menit terakhir, Nan Zixun melepaskan sepakan keras yang mengenai tiang gawang.
Nahas bagi Indonesia, bola pantul tersebut mengenai badan kiper Noah Leo Duvert dan berbalik masuk ke gawang sendiri.
Gol tersebut sekaligus menjadi penutup pertandingan, memastikan kemenangan 3-2 untuk China.
Meski kalah, penampilan berani Miraj Riski dkk menunjukkan peningkatan kualitas permainan yang cukup menjanjikan sebagai persiapan menjelang Piala AFF U-16 dan Piala Asia U-17 2026 mendatang.
(*Drw)
















