Kumuh Disulap Jadi Ikon Wisata, Sujiwo Siap Revitalisasi Eks Terminal Kakap

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, didampingi jajaran pejabat terkait sedang meninjau kondisi fisik bangunan eks terminal Pasar Kakap yang rencananya akan direvitalisasi. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, didampingi jajaran pejabat terkait sedang meninjau kondisi fisik bangunan eks terminal Pasar Kakap yang rencananya akan direvitalisasi. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen mengubah wajah kawasan Pasar Kakap menjadi lebih modern dan tertata.

Baca Juga: Prodi Kedokteran Untan Latih Nakes Sungai Kakap Teknik Penanganan Korban Tenggelam

Langkah ini diawali dengan rencana revitalisasi bangunan eks terminal Pasar Kakap di Kecamatan Sungai Kakap, yang digadang-gadang akan menjadi ikon wisata baru sekaligus pusat kuliner (pujasera).

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, saat melakukan peninjauan ke lokasi bangunan aset Dinas Perhubungan tersebut, Rabu (11/2/2026).

Dalam kunjungannya, Sujiwo menilai struktur bangunan masih sangat kokoh dan layak difungsikan kembali dengan sentuhan perbaikan.

“Sekarang saya ada di bangunan eks terminal Pasar Kakap. Ini masuk di asetnya pemerintah kabupaten, di Dinas Perhubungan. Bangunannya masih sangat bagus,” ujar Sujiwo.

Sujiwo telah menginstruksikan Sekretaris Daerah, Bappeda, hingga Dinas Perhubungan untuk segera menyiapkan pos anggaran pada APBD Perubahan guna merealisasikan proyek ini.

Baca Juga: Berbulan-bulan Menahan Sakit, Faisal Warga Sungai Kakap Masih Menunggu Operasi di RSU dr. Soedarso

Rencananya, revitalisasi akan mencakup pembangunan kios-kios penataan bagi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menempati bangunan liar dan menimbulkan kesan kumuh.

“Ke depan di (anggaran) perubahan, saya coba akan anggarkan supaya kita rehab. Kemudian ini difungsikan dan di sekitar sini nanti akan kita bangun kios untuk memindahkan pedagang-pedagang kaki lima, bangunan-bangunan liar yang sangat kumuh banget,” tegasnya.

Lebih jauh, Sujiwo memaparkan visi besarnya untuk menjadikan kawasan ini sebagai pusat ekonomi kreatif yang melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Konsep pujasera dengan sentuhan hiburan rakyat diharapkan mampu menjadi magnet baru bagi pengunjung.