Cegah Keterlambatan Tumbuh Kembang, RSUD SSMA Ajak Orang Tua Peka Kemampuan Motorik Anak

Petugas Fisioterapis sedang memberikan edukasi kesehatan mengenai tumbuh kembang anak kepada para orang tua di ruang tunggu Klinik Penyakit Anak RSUD SSMA Kota Pontianak. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Petugas Fisioterapis sedang memberikan edukasi kesehatan mengenai tumbuh kembang anak kepada para orang tua di ruang tunggu Klinik Penyakit Anak RSUD SSMA Kota Pontianak. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Oleh karena itu, peran orang tua dalam memberikan stimulasi yang sesuai usia sangat penting. Aktivitas sederhana seperti tummy time, bermain aktif di lantai, atau melatih berdiri dengan pegangan dapat membantu memperkuat otot dan meningkatkan koordinasi anak,” sambungnya.

Erwinda menekankan bahwa deteksi dini adalah kunci. Semakin cepat risiko teridentifikasi, semakin besar peluang keberhasilan intervensi melalui terapi stimulasi atau fisioterapi.

Ia juga mengingatkan orang tua untuk fokus pada pemantauan anak sendiri tanpa membandingkan secara berlebihan dengan anak lain.

“Dengan perhatian dan pemantauan sejak dini, keterlambatan tumbuh kembang dapat diidentifikasi lebih cepat. Motorik kasar bukan sekedar kemampuan bergerak, tetapi juga jendela awal untuk memastikan anak tumbuh sehat, aktif dan berkembang secara optimal,” pungkasnya.

(FR)