“Penandatanganan MoA ini menjadi langkah penting bagi PT Pindad sebagai industri pertahanan Indonesia dalam upaya menjadi bagian dari rantai pasok global,” ujar perwakilan PT Pindad dalam keterangan resminya.
Sebelum kesepakatan ini terwujud, produk-produk senjata buatan Pindad telah melewati serangkaian uji ketangguhan yang ketat di Arab Saudi sepanjang tahun 2024 hingga 2025.
Keberhasilan melewati fase pengujian tersebut membuktikan kualitas alutsista Indonesia mampu bersaing dengan standar internasional.
Turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini jajaran petinggi PT Pindad, antara lain Direktur Produksi Hera Rosmiati, GM Divisi Senjata Arif Puji Santoso, dan Manager Ekspor Samuel Zefanya.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya membuka peluang produksi dan pengembangan senjata Pindad di luar negeri, tetapi juga memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia di kawasan Timur Tengah.
(FR)
















