Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bergerak cepat melakukan konsolidasi data sektoral menjelang peluncuran buku Pontianak Dalam Angka (PDA) Tahun 2026.
Baca Juga: Pemkot Pontianak dan BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Petugas Damkar Hingga Guru Ngaji
Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Ruang Rapat Wali Kota, seluruh data dievaluasi ketat untuk memastikan validitasnya sebagai acuan pembangunan, Rabu (11/2/2026).
Kepala Diskominfo Kota Pontianak, Syamsul Akbar, menegaskan bahwa langkah ini krusial untuk menyinkronkan data dari berbagai produsen data di lingkungan Pemkot.
Fokus utama evaluasi mencakup refleksi kinerja pemerintah, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga data kependudukan.
“Ini merupakan langkah koordinasi, sinkronisasi, dan evaluasi data-data sektoral yang dihasilkan dari para produsen data yang ada di Pemkot Pontianak, sebelum kita publikasikan dalam bentuk buku PDA Tahun 2026,” ungkap Syamsul.
Syamsul berharap proses verifikasi ini dapat menghasilkan perbaikan signifikan pada substansi data.
“Kita harapkan data-data yang kita publikasikan secara luas nantinya sudah betul, valid, dan menggambarkan kondisi real yang ada di Kota Pontianak,” tambahnya.
Baca Juga: 14,1 Ton Ikan dan Gurita Pontianak Lolos Uji Karantina, Siap Pasok Jakarta
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Elsa Risfadona, yang mewakili Wali Kota Pontianak, menyebut buku PDA setebal 532 halaman ini adalah “kitab suci” perencanaan daerah.
Dengan memuat 11 kategori data utama, buku ini menjadi landasan evaluasi dan penentuan program prioritas.















