Media Asing: Indonesia Cetak Sejarah, Siap Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza

Barisan prajurit TNI mengenakan seragam loreng gurun dan baret biru pasukan perdamaian PBB sedang melakukan yel-yel dengan semangat serta mengangkat tangan ke atas. (Dok. Ist)
Barisan prajurit TNI mengenakan seragam loreng gurun dan baret biru pasukan perdamaian PBB sedang melakukan yel-yel dengan semangat serta mengangkat tangan ke atas. (Dok. Ist)

“Maruli mengatakan persiapan awal di Angkatan Darat sudah berjalan. Personel sedang dipersiapkan untuk menjadi pasukan penjaga perdamaian, tambahnya, dan penempatannya akan difokuskan pada unit teknis dan medis,” demikian laporan media tersebut.

Terkait teknis lapangan, Ynetnews melaporkan bahwa perwakilan Indonesia dijadwalkan berdiskusi dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di pusat komando AS di Kiryat Gat.

Diskusi ini mencakup wewenang, prosedur koordinasi, hingga aturan keterlibatan.

Media tersebut menekankan bahwa pasukan Indonesia tidak diharapkan untuk berkonfrontasi langsung dengan Hamas.

Misi utama mereka meliputi pengamanan pembangunan awal Rafah serta menjaga lokasi penyimpanan senjata.

Baca Juga: Israel Boleh Segalanya, Palestina Tak Boleh Apa-apa

Media Inggris, The Guardian, menilai langkah ini sebagai peristiwa bersejarah, mengingat Indonesia akan menjadi pasukan asing pertama di wilayah tersebut sejak 1967.

Sementara itu, BBC menyoroti bahwa keterlibatan ini merupakan argumen Presiden Prabowo untuk membantu menstabilkan Gaza dan mewujudkan solusi dua negara, meskipun di dalam negeri langkah bergabung dengan Dewan Perdamaian bentukan Trump menuai kritik.

Kesiapan Indonesia sebenarnya telah terdeteksi sejak tahun lalu. Channel News Asia (CNA) mencatat bahwa TNI telah menyeleksi pasukan untuk operasi kemanusiaan ini sejak November, sembari menunggu mandat dari Dewan Keamanan PBB.

(FR)