Google Rilis Fitur Anti-Maling Baru di Android: Lindungi Data Perbankan dari Pembobolan Meski PIN Diketahui

Fitur Anti-Maling Terbaru Android 2026
Google luncurkan sistem perlindungan berlapis di Android. (Dok. Pawel Czerwinski/Unsplash)

Faktakalbar.id, TEKNO – Google kembali memperkuat sistem keamanan pada ekosistem Android dengan meluncurkan serangkaian fitur anti-maling terbaru. Pembaruan yang diumumkan pada Selasa (27/1/2026) ini dirancang untuk memberikan perlindungan berlapis, tidak hanya menjaga fisik ponsel, tetapi juga mengamankan data pribadi dan keuangan pengguna dari upaya pembobolan.

Baca Juga: Android Rilis Fitur Anti-Maling Terbaru 2026: Lindungi Data Perbankan dan Persulit Akses Pencuri

Dalam keterangan resminya, Google menyatakan bahwa fitur-fitur ini dibangun untuk membuat perangkat Android menjadi target yang jauh lebih sulit bagi para pelaku kriminal.

“Pembaruan ini dirancang untuk memberikan Anda ketenangan pikiran yang lebih besar dengan membuat perangkat Anda menjadi target yang jauh lebih sulit bagi penjahat,” tulis pihak Google.

Perluasan Fitur Identity Check

Salah satu pembaruan utama adalah perluasan fitur Identity Check. Fitur yang awalnya diperkenalkan pada 2025 ini mengharuskan verifikasi biometrik (sidik jari atau pemindaian wajah) saat pengguna melakukan tindakan sensitif di luar lokasi tepercaya (trusted location).

Kini, perlindungan tersebut mencakup seluruh aplikasi yang menggunakan verifikasi biometrik, termasuk aplikasi perbankan pihak ketiga serta Google Password Manager. Artinya, meskipun pencuri berhasil mengetahui PIN atau pola ponsel Anda, mereka tetap tidak akan bisa mengakses rekening bank atau kata sandi yang tersimpan tanpa verifikasi biometrik pemilik asli.