Melawi  

Dua Hari Berturut-turut, Kebakaran di Tanah Pinoh Barat Hanguskan Rumah Warga

Petugas kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara dan memberikan imbauan kepada warga terkait bahaya penggunaan tungku kayu pasca insiden kebakaran rumah di Desa Pelita Jaya, Selasa (10/2/2026).
Petugas kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara dan memberikan imbauan kepada warga terkait bahaya penggunaan tungku kayu pasca insiden kebakaran rumah di Desa Pelita Jaya, Selasa (10/2/2026). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu memastikan api dari tungku kayu benar-benar sudah padam sebelum meninggalkan rumah. Periksa kembali kondisi dapur dan instalasi lainnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Edi Herianto, Kamis (12/2).

Selain kewaspadaan di area dapur, pihak kepolisian juga meminta warga untuk proaktif melaporkan segala potensi bahaya atau kejadian darurat yang terjadi di lingkungan mereka.

Hal ini penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat oleh petugas di lapangan.

“Apabila masyarakat mengetahui adanya kejadian atau membutuhkan bantuan kepolisian, dapat segera menghubungi call center 110 atau melalui nomor WhatsApp Kapolsek maupun anggota Polsek Kota Baru,” tambahnya.

Melalui peningkatan kewaspadaan ini, diharapkan risiko Kebakaran di Tanah Pinoh Barat akibat kelalaian penggunaan tungku kayu maupun sumber api lainnya dapat diminimalisir.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memberikan edukasi keselamatan demi menjaga keamanan serta keselamatan warga Melawi secara berkelanjutan.

Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran di Parindu Hanguskan Rumah dan Empat Unit Sepeda Motor

(Natash)