Menurutnya, keberhasilan perayaan besar seperti Cap Go Meh memerlukan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, mulai dari organisasi kepemudaan, keagamaan, hingga berbagai paguyuban di semua lini.
“Kita sadar bahwa Kota Pontianak ini sangat beragam dan ini butuh dukungan serta partisipasi semua lapisan masyarakat. Semua harus bersatu padu bagaimana agar keberagaman ini terjaga dengan baik,” tambahnya.
Hal yang menjadi perhatian khusus tahun ini adalah momentum perayaan Cap Go Meh yang pelaksanaannya berdekatan atau beriringan dengan dimulainya bulan suci Ramadan. Bahasan meminta seluruh pihak untuk mengedepankan sikap saling menghormati dan keterbukaan hati.
“Kita berharap semua pihak lapang dada, semua pihak terbuka bahwa keberagaman itu adalah satu. Apalagi tahun ini Cap Go Meh bersamaan dengan pelaksanaan bulan suci Ramadan,” jelasnya.
Dari sisi keamanan, Bahasan memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan mendapatkan pengawalan ketat atau backup dari aparat penegak hukum, baik dari unsur TNI maupun Polri. Hal ini dilakukan guna menjamin rasa aman bagi seluruh warga yang merayakan maupun yang menjalankan ibadah puasa.
Baca Juga: Lebih dari Sekadar Manis, Inilah 7 Fakta Unik Kue Keranjang Saat Imlek
(Mira)
















