Respon Edi Kamtono Terkait BPJS PBI: Potensi Beban APBD dan Rencana Skema Desil

"Wali Kota Pontianak Edi Kamtono merespons potensi beban APBD jika subsidi BPJS PBI dikurangi. Pemkot siapkan format baru untuk warga desil 1-5."
Wali Kota Pontianak Edi Kamtono merespons potensi beban APBD jika subsidi BPJS PBI dikurangi. Pemkot siapkan format baru untuk warga desil 1-5. (Dok. Faktakalbar)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono, menanggapi kemungkinan dialihkannya beban iuran BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) kepada pemerintah daerah.

Menurutnya, pengurangan atau pencabutan subsidi dari pemerintah pusat akan berdampak langsung pada postur anggaran kota.

“Nah ini yang cukup memberatkan kita, karena kalau BPJS Kesehatan itu, PBI itu dicabut atau dikurangi, ini akan menjadi beban daerah ya, pemerintah kota. Jadi akan menambah biaya yang harus kita cover,” ujar Edi saat diwawancarai di Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (11/2/2026).

Format Baru untuk Desil 1-5

Baca Juga: Panik BPJS Kesehatan PBI Tiba-tiba Nonaktif? Jangan Khawatir, Ini Solusi Cepat Mengaktifkannya Kembali

Guna mengantisipasi lonjakan pengeluaran tersebut, Edi mengungkapkan bahwa pemerintah kota tengah merumuskan format baru dalam penyaluran bantuan iuran.