Polsek Sekayam Suplai 3,3 Ton Jagung ke Bulog Sanggau

Proses bongkar muat 3,3 ton jagung pipil kering dari Polsek Sekayam di Gudang Bulog Sanggau guna memperkuat stok pangan daerah, Selasa (10/2/2026).
Proses bongkar muat 3,3 ton jagung pipil kering dari Polsek Sekayam di Gudang Bulog Sanggau guna memperkuat stok pangan daerah, Selasa (10/2/2026). (Dok. Ariya/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Polsek Sekayam mengirimkan hasil panen berupa Jagung Pipil Kering (JPK) ke Perum Bulog Kantor Cabang Sanggau, pada Selasa (10/2/2026).

Pengiriman komoditas pangan ini dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB dengan menggandeng Koperasi Sono Agung Jaya (SAJ) sebagai mitra penyalur resmi.

Baca Juga: 2,85 Ton Jagung Petani Singkawang Timur Masuk Gudang Bulog, Jalani Uji Kualitas

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok pangan strategis di wilayah Kabupaten Sanggau tetap aman.

Total volume jagung yang dikirimkan mencapai 3.300 kilogram atau setara dengan 3,3 ton. Sebelum resmi diterima oleh pihak Bulog, ribuan kilogram jagung tersebut harus melewati serangkaian uji kualitas yang ketat untuk memastikan kelayakannya sebagai cadangan pangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium kualitas, jagung hasil panen binaan Polsek Sekayam ini dinyatakan memenuhi standar mutu pengadaan.

Tercatat, kadar air pada jagung tersebut berada di angka 10,1 persen, sedangkan kandungan aflatoksin berada di level aman yakni 14 parts per billion (PPB).

Dengan kualitas tersebut, Bulog Cabang Sanggau menyepakati harga pembelian sebesar Rp6.400 per kilogram.

Baca Juga: Dukung Program Asta Cita Presiden, Bupati Ketapang Pimpin Penanaman Jagung di Desa Ratu Elok

Harga ini dinilai cukup kompetitif dan memberikan kepastian pasar bagi produk pertanian lokal. Saat ini, proses administrasi berupa Purchase Order (PO) dari Bulog kepada Koperasi Sono Agung Jaya tengah diproses.

Untuk sementara waktu, seluruh pasokan jagung tersebut disimpan di Gudang Tanjung Kapuas, Kompleks Bulog Cabang Sanggau, guna menjaga kualitasnya sebelum didistribusikan ke masyarakat.

Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian adalah upaya memperluas peran pengayoman masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan tetapi juga kesejahteraan.