Pontianak  

Hadapi Risiko Biologis, Karantina Kalbar Perkuat Budaya Keselamatan di Bulan K3 2026

Suasana Apel Bulan K3 Nasional 2026 yang diikuti berbagai instansi maritim di halaman Kantor Pelindo Regional 2 Pontianak. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Suasana Apel Bulan K3 Nasional 2026 yang diikuti berbagai instansi maritim di halaman Kantor Pelindo Regional 2 Pontianak. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat (Karantina Kalbar) menegaskan komitmennya dalam menjamin keselamatan kerja petugas lapangan dengan berpartisipasi aktif pada Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026.

Baca Juga: Antisipasi Masuknya Virus Nipah Jelang Imlek, Karantina Kalbar Perketat Pemeriksaan di PLBN Aruk

Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kantor PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pontianak, Selasa (10/2/2026).

Partisipasi ini menjadi langkah strategis bagi Karantina Kalbar, mengingat tingginya risiko operasional yang dihadapi para petugas di pintu masuk pelabuhan.

Fokus utama instansi ini adalah penerapan standar keselamatan ketat untuk melindungi petugas yang kerap berhadapan langsung dengan risiko biologis saat memeriksa komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan.

Apel tahunan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Pontianak, Dian Wahdiana.

Agenda ini dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Dwikora untuk menyatukan visi mengenai pentingnya implementasi budaya K3 dalam setiap lini operasional.

Penanggung Jawab Tempat Pelayanan Pelabuhan Dwikora, Mat Aidi, menjelaskan bahwa bagi petugas karantina, K3 bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan kebutuhan mendasar dalam prosedur kerja.

Baca Juga: Karantina Kalimantan Barat Perkuat Sinergi Internal Melalui Apel Pagi