Pasca Gempabumi Pacitan, BNPB dan DPR RI Salurkan Bantuan Logistik Senilai Rp358 Juta

BNPB dan Komisi VIII DPR RI salurkan bantuan senilai Rp358 juta untuk Penanganan Pasca Gempabumi Pacitan. Bantuan meliputi tenda, selimut, dan peralatan darurat.
BNPB dan Komisi VIII DPR RI salurkan bantuan senilai Rp358 juta untuk Penanganan Pasca Gempabumi Pacitan. Bantuan meliputi tenda, selimut, dan peralatan darurat. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PACITAN – Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Komisi VIII DPR RI bergerak cepat merespons bencana gempabumi yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Fokus utama kunjungan kerja ini adalah memastikan Penanganan Pasca Gempabumi berjalan optimal serta menyalurkan bantuan mendesak bagi warga terdampak.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 6.4 Guncang Pacitan dan Bantul: 7 Warga Luka-luka

Diketahui, Pacitan diguncang gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 6,4 pada Jumat dini hari (6/2). Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga, terutama di wilayah pesisir selatan yang berhadapan langsung dengan zona subduksi.

Merespons hal tersebut, Kepala BNPB menugaskan Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pencegahan, Pangarso Suryotomo, untuk turun langsung ke lapangan.

Kunjungan ini dilakukan bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, Nanang Samodra, guna menggelar rapat koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Pacitan di Kantor BPBD setempat, Minggu (8/2).

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan logistik dan peralatan senilai total Rp358.373.000. Bantuan ini ditujukan untuk mempercepat pemulihan awal dan memenuhi kebutuhan dasar warga.

Adapun rincian bantuan yang disalurkan meliputi 100 lembar selimut, 100 lembar terpal, 30 unit tenda keluarga, 50 unit kasur lipat, dan 1 unit tenda pengungsi. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas respons darurat pemerintah daerah.

Baca Juga: Rawan Megathrust, BNPB Uji Coba Sirine Tsunami di Pesisir Pacitan

Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, menyambut baik dukungan tersebut. Ia menilai kehadiran pemerintah pusat sangat krusial dalam situasi ini.