Muara Kantu Sanggau Kembali Bersih Lewat Kerja Bakti

Personel TNI-Polri bersama pelajar dan ormas saat bahu-membahu membersihkan sampah di kawasan wisata Muara Kantu, Sanggau, Selasa (10/2/2026).
Personel TNI-Polri bersama pelajar dan ormas saat bahu-membahu membersihkan sampah di kawasan wisata Muara Kantu, Sanggau, Selasa (10/2/2026). (Dok. Polres Sanggau)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Ratusan personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat menggelar aksi gotong royong massal di Kabupaten Sanggau.

Kegiatan Kerja Bakti di Muara Kantu ini dilaksanakan pada Selasa (10/2/2026) pagi, dengan fokus utama pembersihan fasilitas umum di kawasan strategis Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas.

Baca Juga: Bupati Yohanes Ontot Turun Langsung Tertibkan Drainase Tersumbat di Pusat Kota Sanggau

Kegiatan dimulai tepat pukul 08.00 WIB menyusuri sepanjang Jalan Muara Kantu. Lokasi ini dipilih karena merupakan salah satu destinasi wisata unggulan sekaligus ikon di Kota Sanggau.

Aksi bersih-bersih ini melibatkan sekitar 150 peserta yang bahu-membahu menciptakan ruang publik yang sehat dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus, memimpin langsung jalannya kegiatan dengan mengerahkan personel Polsek Kapuas.

Sinergitas terlihat jelas dengan kehadiran personel dari Kodim 1204/Sanggau, Koramil Kapuas, staf Pemerintah Kelurahan Ilir Kota, BPBD Kabupaten Sanggau, serta Dinas Kebersihan.

Tak hanya aparat, semangat kebersamaan juga ditunjukkan oleh organisasi kemasyarakatan (Ormas) seperti Banser Kabupaten Sanggau dan Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kecamatan Kapuas.

Para pelajar dari SMK PDN Sanggau pun turut ambil bagian dalam aksi sosial ini.

Sasaran utama pembersihan meliputi tiga titik vital yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan religi tinggi, yakni kawasan wisata tepi air Muara Kantu, lingkungan Keraton Sanggau, dan area Masjid Jami Sanggau.

Baca Juga: Semerawut dan Bikin Macet, Bupati Sanggau Ultimatum Pedagang Buah di Jalan Perintis

Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sampah, melainkan upaya mempererat hubungan lintas sektor.