Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, meresmikan operasional Toko Serba Ada (Torasera) Abdussalam di Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, pada Senin (09/2/2026).
Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat distribusi pertama bagi Koperasi Desa Merah Putih yang akan direplikasi di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Dinilai Tak Pro Rakyat Kecil dan Minim CSR, Bupati Kubu Raya Berlakukan Moratorium Ritel Modern
Peresmian yang disaksikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dan Bupati Kubu Raya, Sujiwo, ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
Torasera Abdussalam berfungsi sebagai hub atau agregator strategis untuk menyokong sekitar seratus Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Kubu Raya.
Menteri Ferry Juliantono menyatakan bahwa Torasera di Desa Durian ini akan dijadikan model bisnis percontohan nasional.
Pihak kementerian akan menyusun panduan teknis dan studi kelayakan berdasarkan keberhasilan sistem digitalisasi serta kesiapan SDM profesional yang ada di lokasi tersebut.
“Satu Torasera ini bisa menjangkau seratus lebih Koperasi Desa Merah Putih. Ini menjadi contoh pertama pusat distribusi yang akan kita replikasi di seluruh Indonesia,” ujar Menteri Ferry Juliantono.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan dukungannya terhadap kehadiran Torasera yang selaras dengan visi pemberdayaan ekonomi rakyat.
Ia juga mengungkapkan kebijakan tegas pemerintah daerah yang memberlakukan moratorium terhadap ekspansi minimarket waralaba besar guna melindungi ekosistem usaha lokal dan UMKM.
















