“Kompleks penerbangan generasi kelima Su-57 adalah pesawat terbaik di kelasnya, tetapi kami tidak berhenti pada apa yang telah dicapai. Pesawat tempur ini telah mengalami evolusi besar dan saat ini terus ditingkatkan kemampuan senjata dan sistem pesawat sedang diperluas. Ini sudah memungkinkan penyelesaian tugas-tugas terpenting, menunjukkan efisiensi dan kemampuan manuver serta tempur yang sangat baik,” ungkap Vadim Badekha.
Meski terus diperbarui, laporan sumber terbuka menunjukkan bahwa armada Su-57 Rusia sempat menghadapi kendala akibat serangan pesawat tak berawal dari pihak Ukraina di wilayah Rusia, yang dilaporkan merusak dan menghancurkan beberapa unit pesawat.
Penyerahan batch terbaru ini dipandang sebagai langkah krusial untuk menjaga kesiapan tempur Rusia di tengah konflik yang masih berlangsung.
















