Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Mempawah telan korban jiwa.
Seorang warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami gangguan pernapasan serius atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Baca Juga: Karhutla di Mempawah Meluas, Api Lahap Kios Warga Desa Galang
Kondisi fatal ini diduga kuat dipicu oleh paparan Dampak Asap Karhutla yang pekat di wilayah tersebut.
Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi, membenarkan informasi duka tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa korban meninggal adalah seorang wanita lanjut usia bernama Pusani (67), yang berdomisili di RT 04/RW 02, Desa Galang.
Kapolsek menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh.
Saat itu, korban datang dengan keluhan sesak napas yang berat. Berdasarkan pemeriksaan awal, sesak napas yang dialami korban merupakan reaksi dari asap tebal yang menyelimuti desa akibat kebakaran lahan.
Baca Juga: Akibat Kabut Asap Karhutla di Desa Galang Mempawah, Tiga Warga Dilarikan ke Puskesmas
Mengingat kondisi korban yang terus memburuk, pihak Puskesmas memutuskan untuk merujuk Pusani ke rumah sakit yang lebih besar guna mendapatkan perawatan intensif.
“Dari Puskesmas, korban akhirnya dirujuk ke RSUD dr Soedarso Pontianak untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif. Namun, almarhum menghembuskan napas terakhir pada sore harinya,” beber Kapolsek Sungai Pinyuh.
AKP Setyadi menambahkan detail waktu kematian korban setelah dirinya melakukan kunjungan takziah ke rumah duka.
















