“Kita harus dapat memanfaatkan bonus demografi dalam menuju ke tahun 2045, agar para generasi muda menguasai ilmu pengetahuan dan berakhlak yang mulia guna mencapai Indonesia Emas,” tambahnya.
Dalam dialog yang turut menghadirkan tokoh akademisi seperti Chairil Effendy dan Syarifah Ema Rahmaniah ini, para peserta diajak untuk tidak pasif.
Baca Juga: HUT ke-15 Gerdayak: Wagub Kalbar Ajak Pemuda Dayak Perjuangkan SDM Unggul di Era Globalisasi
Pemuda diminta aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Kesadaran Kebangsaan dan Pancasila.
Sinergi antara visi pembangunan pemerintah daerah dan semangat kaum muda diharapkan mampu membawa Kalimantan Barat menjadi provinsi yang kompetitif dan maju di tahun 2045.
(Natash)
















