4. Perhatikan Drainase pada Pot
Meskipun membutuhkan banyak air saat cuaca panas, Anda harus memastikan bahwa pot memiliki lubang drainase yang berfungsi dengan baik. Air yang tergenang di dasar pot karena lubang tersumbat akan membuat akar tanaman membusuk akibat suhu air yang meningkat di dalam tanah. Pastikan sirkulasi air berjalan lancar agar akar tetap mendapatkan oksigen yang cukup untuk bernapas.
5. Hindari Pemberian Pupuk Berlebihan
Anda sebaiknya mengurangi atau menghentikan sementara pemberian pupuk kimia saat cuaca sedang sangat terik. Pupuk kimia sering kali mengandung garam yang dapat menyerap air dari akar tanaman, sehingga tanaman justru akan lebih cepat mengalami dehidrasi atau terbakar. Tunggu hingga suhu udara lebih stabil atau gunakan pupuk organik cair yang lebih lembut bagi akar dalam dosis yang sangat kecil.
Baca Juga: Sejarah Kelapa Sawit: Tanaman Afrika Penguasa Nusantara
6. Lakukan Pemangkasan Daun yang Kering
Anda wajib membuang bagian daun atau ranting yang sudah kering dan mati. Pemangkasan ini bertujuan agar tanaman tidak membuang energi dan cadangan air untuk bagian yang sudah rusak. Dengan membuang daun kering, tanaman dapat fokus mengalirkan nutrisi ke bagian yang sehat dan merangsang pertumbuhan tunas baru yang lebih kuat menghadapi cuaca panas.
Merawat tanaman hias saat cuaca ekstrem memang membutuhkan ketelatenan ekstra. Dengan memberikan perlindungan dan asupan air yang tepat, taman rumah Anda akan tetap terlihat hijau dan asri sehingga mampu memberikan kesejukan bagi seluruh penghuni rumah.
(*Sr)










