Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Memiliki taman yang asri di halaman rumah memberikan kesejukan tersendiri bagi penghuninya. Namun, tantangan besar muncul saat cuaca panas ekstrem melanda, yang sering kali membuat koleksi tanaman hias menjadi layu, menguning, hingga mati kekeringan.
Anda memerlukan teknik perawatan khusus untuk menjaga kelembapan tanaman agar mereka tetap mampu berfotosintesis dengan baik meskipun terpapar suhu udara yang tinggi.
Berikut adalah langkah langkah praktis merawat tanaman hias Anda agar tetap subur dan segar saat musim panas.
Baca Juga: Bukan Sekadar Tanaman Berduri: 5 Fakta Ilmiah Kaktus yang Jarang Diketahui
1. Atur Jadwal Penyiraman yang Tepat
Langkah paling mendasar mewajibkan Anda memperhatikan waktu penyiraman secara disiplin. Anda harus menyiram tanaman pada pagi hari sebelum jam delapan atau sore hari setelah jam lima saat suhu udara sudah mulai menurun. Hindari menyiram tanaman tepat di siang hari yang terik karena air akan cepat menguap dan sisa tetesan air pada daun bisa bertindak seperti kaca pembesar yang membakar jaringan daun tanaman Anda.
2. Gunakan Teknik Mulsa untuk Menjaga Kelembapan
Anda bisa menutupi permukaan media tanam di dalam pot menggunakan mulsa alami seperti sekam padi, serutan kayu, atau batu batuan kecil. Lapisan mulsa ini berfungsi untuk menghambat penguapan air dari dalam tanah akibat paparan sinar matahari langsung. Dengan menjaga permukaan tanah tetap tertutup, akar tanaman akan tetap berada dalam kondisi suhu yang stabil dan lembap lebih lama.
3. Pindahkan Tanaman ke Tempat yang Teduh
Jika Anda melihat ujung daun tanaman mulai berubah menjadi cokelat dan kering, itu adalah tanda bahwa tanaman tersebut kelebihan paparan sinar matahari. Anda harus segera memindahkan pot tanaman ke area yang lebih teduh atau menggunakan jaring peneduh (paranet) untuk mengurangi intensitas cahaya. Beberapa jenis tanaman hias seperti aglonema atau lili perdamaian sangat sensitif terhadap panas berlebih dan membutuhkan perlindungan ekstra.










