Mengonsumsi pakis secara rutin dipercaya masyarakat lokal dapat menjaga stamina tubuh di tengah cuaca tropis Kalimantan yang menyengat, serta membantu memperlambat penuaan dini.
Penopang Ekonomi Masyarakat Lokal
Pakis di Kalimantan Barat umumnya tumbuh liar di hutan-hutan sekunder, tepian sungai, dan lahan gambut.
Ini memberikan keuntungan ekonomis bagi masyarakat sekitar karena tidak memerlukan modal tanam atau pupuk kimia.
Bagi para pengumpul pakis, tumbuhan ini adalah “emas hijau”.
Ketersediaannya yang melimpah sepanjang tahun menjadikannya sumber pendapatan harian yang stabil bagi banyak keluarga di pedesaan, yang kemudian didistribusikan ke pasar-pasar di kota.
4. Penjaga Ekosistem Lahan Gambut
Secara ekologis, keberadaan pakis menandakan kondisi lahan gambut yang masih basah dan terjaga.
Akar-akarnya membantu mengikat struktur tanah gambut agar tidak mudah tergerus erosi.
Selain itu, pakis merupakan tumbuhan yang toleran terhadap zat asam tinggi khas tanah rawa.
Kehadirannya membantu menjaga kelembapan tanah, yang secara tidak langsung berkontribusi dalam mencegah kebakaran lahan gambut saat musim kemarau panjang.
Baca Juga: Sering Bikin Bingung, 5 Makanan Ini Sebenarnya Buah Bukan Sayur
(Mira)
















