Lifestyle  

Jenis Kain Tenun Kalimantan Barat yang Sangat Mendunia

Corak Insang, motif ini melambangkan napas kehidupan dan sejarah masyarakat yang menetap di sepanjang tepian Sungai Kapuas. (Dok. Ist)
Corak Insang, motif ini melambangkan napas kehidupan dan sejarah masyarakat yang menetap di sepanjang tepian Sungai Kapuas. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kalimantan Barat memiliki kekayaan wastra atau kain tradisional yang luar biasa indah dan sarat akan makna filosofis. Kain tenun bukan sekadar lembaran kain bagi masyarakat lokal, melainkan identitas budaya yang turun-temurun terjaga kelestariannya.

Setiap motif yang terlukis pada helai benang menceritakan kisah kehidupan, hubungan manusia dengan alam, hingga status sosial penggunanya.

Berikut adalah daftar jenis kain tenun khas Kalimantan Barat yang memiliki keunikan tinggi dan sudah dikenal hingga mancanegara.

Baca Juga: Disambut Kalungan Tenun Corak Insang, Istri Rektor se-Indonesia ‘Kepincut’ Kuliner dan Kriya Pontianak

1. Tenun Ikat Sintang yang Legendaris

Tenun ikat dari Kabupaten Sintang menjadi salah satu warisan budaya paling populer di Kalimantan Barat. Para perajin perempuan suku Dayak mengerjakan kain ini secara manual menggunakan pewarna alami dari akar akaran dan daun hutan.

Anda dapat melihat motif motif yang terinspirasi dari flora dan fauna lokal serta simbol kepercayaan leluhur. Proses pembuatan satu lembar kain ikat membutuhkan waktu berbulan bulan sehingga nilai seninya sangat tinggi.

2. Kain Songket Sambas atau Kain Saban

Masyarakat Melayu di Kabupaten Sambas memiliki kebanggaan berupa Kain Songket Sambas yang sangat mewah. Ciri khas utama kain ini terletak pada penggunaan benang emas atau perak yang membentuk motif pucuk rebung.

Anda akan sering menjumpai warga mengenakan kain ini dalam acara pernikahan adat atau upacara resmi pemerintahan. Kehalusan tenunan dan kerumitan motifnya menjadikan Songket Sambas sebagai salah satu cinderamata kelas atas dari Kalimantan Barat.