“Seluruh pihak yang ikut bekerja membersihkan drainase menggunakan peralatan manual dan alat pendukung lainnya,” tutur Yenni.
Lebih lanjut, Yenni menekankan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar pembersihan fisik.
Baca Juga: Warga dan Pemkot Pontianak Bersihkan Parit Tokaya, Cegah Banjir dan Pencemaran
Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial di tengah masyarakat untuk merawat lingkungan tempat tinggal mereka secara mandiri dan berkelanjutan.
“Kerja bakti ini bukan hanya untuk membersihkan parit, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama. Jika parit bersih dan aliran air lancar, maka risiko banjir dapat kita tekan,” ungkapnya.
Menutup keterangannya, Yenni berharap sinergisitas antara pemerintah dan warga ini dapat terus terjaga.
Hal ini krusial untuk memastikan kesiapan wilayah dalam menghadapi perubahan cuaca.
“Sinergi seperti ini penting agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan lebih siap menghadapi musim hujan,” tukasnya.
(Natash)
















