Faktakalbar.id, SINTANG – Pemerintah Kelurahan Kapuas Kanan Hilir bersama warga mengambil langkah inisiatif untuk mengantisipasi potensi banjir di wilayahnya.
Aksi nyata ini diwujudkan melalui kegiatan Kerja Bakti Bersihkan Drainase yang menyasar saluran air di wilayah RT 15 hingga RT 18, Kecamatan Sintang, pada Sabtu (7/2).
Baca Juga: Antisipasi Banjir Rob, Wali Kota Pontianak Instruksikan Percepatan Pembersihan Parit
Kegiatan ini digagas langsung oleh Lurah Kapuas Kanan Hilir, Yenni Yunita. Fokus utama pembersihan adalah mengangkat endapan lumpur (sedimentasi) dan tumpukan sampah yang selama ini menyumbat aliran air.
Kondisi parit yang dangkal dan kotor tersebut kerap memicu genangan air hingga banjir, terutama saat intensitas curah hujan sedang tinggi.
Yenni menjelaskan bahwa metode pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan alat sederhana namun efektif.
“Kita mengeruk lumpur dan sampah secara manual saja. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air,” ujar Yenni.
Aksi Kerja Bakti Bersihkan Drainase ini melibatkan kolaborasi lintas sektoral. Warga setempat bahu-membahu bersama sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Lingkungan Hidup, serta tim dari Kecamatan Sintang.
















