“Kita tinggal kurang lebih 10 hari. Saya minta harus selesai H-1 sebelum Ramadan,” tegasnya.
Guna mengejar target waktu yang sempit tersebut, Tjhai Chui Mie memberikan instruksi taktis.
Baca Juga: Cap Go Meh Pontianak 2026 Bertepatan Ramadan, Panitia Siapkan Tata Tertib Khusus
Ia membuka peluang bagi panitia untuk melakukan penambahan tenaga kerja serta menerapkan pengaturan jam kerja secara bergilir (sistem shift) agar pengerjaan dapat berlangsung 24 jam jika diperlukan.
“Jika memerlukan tambahan tenaga dan harus bekerja dengan sistem tiga shift, silahkan dilakukan,” instruksinya.
Selain masalah teknis pengerjaan, Wali Kota juga secara khusus meminta Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga untuk mengawal langsung proses persiapan di lapangan.
Pengawasan ini penting untuk memastikan konsep yang telah direncanakan benar-benar terealisasi dengan baik, sehingga atmosfer toleransi dan kemeriahan kota dapat terwujud.
“Saya berharap nuansa Imlek dan Ramadan dapat benar-benar dirasakan masyarakat. Ini momentum yang unik karena dua perayaan besar hadir hampir bersamaan,” tambah Tjhai Chui Mie.
Pemkot Singkawang menargetkan pergelaran Imlek Cap Go Meh dan Ramadan Fair 2026 ini tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga mampu menjadi magnet daya tarik wisata bagi masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah yang ingin merasakan keunikan budaya di Kota Singkawang.
(Natash)














