Baca Juga: Tembus Level Global, 13 Prodi Untan Kantongi Akreditasi Internasional ACQUIN
Kepala Puskesmas Sungai Kakap, Rusliah Marni, menyambut positif inisiatif dari akademisi Untan tersebut.
Ia mengakui bahwa wilayah kerjanya memang memiliki kerawanan tinggi terhadap insiden kecelakaan air, sehingga kesiapan SDM sangat diperlukan.
“Alhamdulillah, ini merupakan pelatihan yang sangat membantu sekali bagi kami di sini, dan diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ungkap Rusliah.
Rusliah juga melihat antusiasme tinggi dari para kader dan stafnya selama mengikuti pelatihan. Ilmu yang didapat dinilai sangat aplikatif untuk kondisi geografis Sungai Kakap.
“Kami jadi lebih mengetahui tindakan apa yang akan dilakukan untuk penanganan korban tenggelam,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Prodi Kedokteran Untan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat pelayanan primer.
Tujuannya adalah mendukung terciptanya masyarakat dan tenaga medis yang lebih tanggap serta sigap menghadapi keadaan darurat medis di lapangan.
(*Red)
















