Benarkah Tidur Cukup Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara? Ini Faktanya

"Penelitian ilmiah ungkap hubungan kualitas tidur dan risiko kanker payudara pada perempuan. Simak peran hormon melatonin dan tips pencegahannya di sini."
Penelitian ilmiah ungkap hubungan kualitas tidur dan risiko kanker payudara pada perempuan. Simak peran hormon melatonin dan tips pencegahannya di sini. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kanker payudara masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar yang dihadapi perempuan di seluruh dunia. Selama ini, kampanye pencegahan sering kali berfokus pada pola makan, aktivitas fisik, dan deteksi dini.

Namun, ada satu faktor krusial yang kerap terabaikan, yakni kualitas tidur.

Pertanyaan besarnya, apakah benar tidur yang cukup dapat membantu menurunkan risiko kanker payudara?

Berbagai literatur ilmiah modern menunjukkan bahwa jawabannya mengarah pada “Ya”.

Baca Juga: Hobi Pakai Headphone Bluetooth Seharian? Cek Fakta Soal Radiasi dan Risiko Kanker Otak

Tidur bukan sekadar mengembalikan energi yang hilang, melainkan sebuah proses biologis vital yang memengaruhi keseimbangan hormon dan sistem kekebalan tubuh perempuan.

Peran Penting Melatonin

Kunci utama hubungan antara tidur dan pencegahan kanker terletak pada hormon melatonin.

Hormon ini diproduksi oleh otak secara alami saat kondisi gelap (malam hari) dan bertugas mengatur irama sirkadian atau jam biologis tubuh.

Penelitian medis menunjukkan bahwa melatonin memiliki sifat onkostatik, yang artinya dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.