Penanganan kasus ini menjadi prioritas nasional untuk mencegah munculnya aksi lone wolf atau penyerangan tunggal serupa di sekolah-sekolah lain.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi orang tua dan pendidik bahwa akses digital tanpa pengawasan bisa menjadi pintu masuk bagi doktrin berbahaya seperti cara merakit bom dan ideologi Aksi Teror di Sekolah.
(Natash)
















