Gubernur Pimpin HLM TPID, Perkuat Pengendalian Inflasi Jelang Imlek, Ramadan dan Idulfitri

Gubernur Kalbar Ria Norsan
Gubernur Kalbar Ria Norsan. (Dok. Ist)

“Saya meminta kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, melakukan pendataan stok dan harga bahan pangan, serta mengambil langkah-langkah pengendalian dan tindakan preventif terhadap komoditas yang berpotensi mengalami gejolak harga,” tegasnya.

Secara spesifik, Ria Norsan menyoroti tingginya harga daging ayam dan beras di beberapa wilayah yang memerlukan intervensi khusus dalam upaya Pengendalian Inflasi.

“Saya minta perhatian khusus untuk Kabupaten Sambas, Kabupaten Kapuas Hulu, dan Kabupaten Melawi terkait tingginya harga daging ayam dan beras. Perlu dilakukan penguatan pasokan dan kelancaran distribusi agar harga dapat segera terkendali,” perintahnya.

Selain itu, Gubernur juga meminta Perum Bulog Kalbar untuk mematangkan rencana penyerapan gabah petani.

Hal ini merujuk pada data BPS yang memproyeksikan adanya peningkatan produksi gabah kering panen sebesar 25 persen dibandingkan Januari tahun sebelumnya.

Sinergi data dan kebijakan antara Pemerintah Provinsi, BPS, dan Bank Indonesia juga menjadi sorotan utama Gubernur agar kebijakan yang diambil tepat sasaran dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Baca Juga: Kemendagri dan BPS Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem serta Lonjakan Harga Cabai Rawit

(Natash)