Bahasan Wanti-wanti Lonjakan Harga Jelang Imlek

Wakil Walikota Pontianak Bahasan mengingatkan potensi kenaikan harga sembako jelang Imlek dan Ramadan meski inflasi Pontianak tercatat terendah se-Kalbar. (Dok: Pemkot Pontianak)
Wakil Walikota Pontianak Bahasan mengingatkan potensi kenaikan harga sembako jelang Imlek dan Ramadan meski inflasi Pontianak tercatat terendah se-Kalbar. (Dok: Pemkot Pontianak)

“Kami fokus mengantisipasi potensi kenaikan harga jelang hari besar keagamaan. Makanan, minuman, dan tembakau menjadi kelompok komoditas yang paling rawan mengalami gejolak harga,” ujar Bahasan.

Ia menyoroti kedatangan Tahun Baru Imlek, Ramadan, dan Idulfitri yang berurutan. Momen-momen ini biasanya memicu lonjakan permintaan masyarakat yang berdampak langsung pada harga pasar.

Sebagai pembanding kondisi ekonomi daerah lain, Kabupaten Sintang mencatat inflasi tertinggi di Kalimantan Barat pada periode ini dengan angka 4,52 persen.

BPS menyebut tarif listrik, beras, dan ikan segar sebagai komoditas utama yang memicu inflasi di wilayah Kalbar secara umum.

Baca Juga: Pontianak Promosikan Kriya Unggulan di INACRAFT 2026, Buka Peluang Pasar Internasional

Pemerintah Kota Pontianak bersama TPID Provinsi berkomitmen memantau ketat stok dan harga pangan di pasar. Langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil menghadapi rangkaian hari raya mendatang.

(*Sr)