Wabup Sintang: Anggaran Desa Bukan Uang Pribadi Kalian

Wabup Sintang Florensius Ronny melantik 4 Kades baru. Ia memberi ultimatum agar Kades tidak menganggap anggaran desa sebagai uang pribadi atau milik tim sukses. (Dok: Prokopim Sintang)
Wabup Sintang Florensius Ronny melantik 4 Kades baru. Ia memberi ultimatum agar Kades tidak menganggap anggaran desa sebagai uang pribadi atau milik tim sukses. (Dok: Prokopim Sintang)

Faktakalbar.id, SINTANG – Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, memberikan peringatan keras usai melantik empat Kepala Desa (Kades) terpilih di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Rabu,(4/1/2026). Ia menegaskan agar para pemimpin desa tidak sekalipun menganggap dana desa sebagai harta milik pribadi.

Florensius Ronny mengambil sumpah empat Kades baru tersebut untuk mengisi jabatan di wilayah masing-masing.

Mereka adalah Lecok (Kepala Desa Tanjung Mawang), Rikhi Yakop (Kepala Desa Empunak Tapang Keladan), Agustinus (Kepala Desa Laman Raya), dan Yusnaini (Kepala Desa Nanga Serawai).

Baca Juga: Sekda Sintang Fokus Perbaiki Infrastruktur Serawai dan Ambalau

Dalam amanatnya, Ronny meminta para Kades menanamkan pola pikir bahwa setiap rupiah yang mereka kelola adalah milik negara dan rakyat. Sikap ini menurutnya menjadi kunci keselamatan Kades dari jeratan hukum di masa depan.

“Tanamkan bahwa uang yang kita kelola adalah uang negara dan uang rakyat. Dengan demikian, kita akan hati-hati dalam mengelolanya dan kita akan aman ke depannya,” ujar Ronny di hadapan para Kades.

Lebih jauh, Ronny menyoroti potensi gangguan independensi Kades akibat tekanan orang-orang dekat. Ia melarang keras Kades tunduk pada keinginan tim sukses yang berpotensi menyalahi aturan penggunaan anggaran.