Baca Juga: Ledakan Bom Molotov Gegerkan SMPN 3 Sungai Raya, Terduga Pelaku Berhasil Diamankan
Hal inilah yang kemudian memicu tindakan impulsif dalam kasus Siswa SMP Bawa Molotov tersebut.
Menyikapi latar belakang ini, Polda Kalbar menekankan bahwa pendekatan penanganan kasus ini tidak akan semata-mata melihat dari kacamata hukum pidana.
Fokus utama kepolisian saat ini adalah menelusuri akar masalah dan memberikan pembinaan yang tepat.
“Peristiwa ini menjadi perhatian kita bersama. Saat ini kami masih mendalami akar persoalan yang dialami anak tersebut,” kata Pipit.
Saat ini, tim psikologi dari Polda Kalbar tengah melakukan asesmen mendalam untuk memulihkan kondisi mental anak dan menentukan langkah pembinaan yang paling efektif agar masa depan anak tersebut tetap terselamatkan.
(*Red)
















