Wali Kota Dorong Sinergi Wujudkan Sport City, Herry Fadillah Pimpin KONI Pontianak

Pelantikan pengurus KONI Kota Pontianak periode 2025-2029 oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Hotel Mercure. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Pelantikan pengurus KONI Kota Pontianak periode 2025-2029 oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Hotel Mercure. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pontianak dalam mendorong kemajuan dan prestasi olahraga daerah.

Baca Juga: Pengurus Cabor dan Bacalon Ketua Ajukan Petisi Tolak Penundaan Musorkab KONI Kubu Raya

Hal ini disampaikan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, usai pelantikan kepengurusan KONI Kota Pontianak periode 2025-2029 di bawah kepemimpinan Herry Fadillah, di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (03/2/2026).

Edi menekankan bahwa visi Pontianak sebagai sport city dan sport tourism harus didukung dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, KONI, dan seluruh insan olahraga.

Menurutnya, olahraga memiliki peran strategis tidak hanya dalam mencetak prestasi, tetapi juga dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

“Olahraga ini bukan hanya soal menang dan kalah, tapi soal pembinaan jangka panjang, sportivitas, dan pembentukan karakter. Karena itu, Pemkot dan KONI harus berjalan seiring. Kita ingin prestasi, tapi juga ingin olahraga tumbuh sebagai budaya masyarakat,” ujar Edi.

Terkait infrastruktur, Edi mengakui sarana dan prasarana olahraga di Pontianak masih perlu ditingkatkan.

Meski beberapa fasilitas sudah berstandar nasional hingga internasional, kebutuhan akan pembenahan masih cukup besar.

Ke depan, Pemerintah Kota akan terus mendorong peningkatan fasilitas secara bertahap sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, terutama untuk pengelolaan sarana olahraga berskala besar.

Baca Juga: Dinkes Pontianak Pastikan Belum Ada Temuan Kasus Virus Nipah, Pengawasan Diperketat

Edi juga menyoroti perkembangan olahraga yang kini telah menjadi bagian dari industri dan ekonomi kreatif.

Event olahraga yang dikemas dengan unsur hiburan dan pemberdayaan UMKM dinilai mampu memberikan dampak ekonomi luas.