Baca Juga: Update Bencana 24 Januari 2026: Banjir Terjang Bogor hingga Sumbawa, BNPB Ingatkan Cuaca Ekstrem
Banjir dan Abrasi di Maluku Utara
Wilayah Maluku Utara juga melaporkan dampak cuaca buruk. Di Kabupaten Halmahera Timur, banjir merendam 35 rumah dan satu fasilitas ibadah di Desa Soagimalaha.
Selain banjir, Desa Puao mengalami abrasi pantai yang menghancurkan talud sepanjang 200 meter serta menyeret empat perahu nelayan.
Hingga Sabtu malam, kondisi genangan air dan angin kencang dilaporkan masih berlangsung di lokasi tersebut.
Penanganan Karhutla di Sulawesi Tengah
Di tengah ancaman hidrometeorologi basah, kejadian kebakaran hutan dan lahan juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Titik api muncul di Desa Baliara dan Desa Jonokalora pada Sabtu siang dan menghanguskan sekitar satu hektare lahan.
Beruntung, sinergi antara petugas pemadam kebakaran, TNI/Polri, dan warga berhasil memadamkan api sebelum meluas.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab utama munculnya titik api di kawasan tersebut.
Imbauan Kesiapsiagaan dari BNPB
Menghadapi potensi bencana yang beragam, BNPB meminta masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca.
Penguatan jalur evakuasi mandiri menjadi poin penting yang ditekankan bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana seperti bantaran sungai atau lereng perbukitan.
Masyarakat diharapkan terus memperbarui informasi melalui saluran resmi pemerintah dan segera mengambil langkah pengamanan jika intensitas hujan meningkat dalam durasi yang lama.
Langkah kebakaran hutan dan lahan juga harus terus diantisipasi di wilayah yang mulai mengalami penurunan curah hujan.
(*Red)
















