Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kelompok suporter Pontianak Fans 1970 secara resmi melayangkan ultimatum dan pernyataan sikap tegas kepada manajemen Persipon serta Pemerintah Kota Pontianak.
Langkah ini diambil setelah audiensi dengan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Pontianak mengungkap keprihatinan mendalam atas kondisi klub yang dinilai tidak profesional dan kurang transparan.
Baca Juga: Layangkan Surat Audiensi, Pontianak Fans Tuntut Kejelasan Nasib Persipon
Dalam pernyataan resminya, para pendukung setia ini membawa dua tuntutan utama. Pertama, mereka meminta pembenahan total struktur kepengurusan Persipon agar lebih profesional.
Kedua, mereka mendesak Pemerintah Kota Pontianak untuk memberikan dukungan nyata terhadap agenda sepak bola di kota ini.
Lima Poin Krusial untuk Masa Depan Persipon
Selain tuntutan utama, suporter menyodorkan lima poin krusial yang wajib dipenuhi manajemen pada musim mendatang:
-
Transparansi dan Struktur: Menuntut laporan keuangan yang jelas dan pemisahan wewenang antara federasi (Askot) dengan manajemen mandiri Persipon.
-
Roadmap Teknis: Kewajiban memaparkan visi jangka panjang dan penunjukan Direktur Teknik (Dirtek) untuk pembinaan usia dini.
-
Fasilitas dan Kesejahteraan: Penyediaan lapangan latihan yang layak serta jaminan kesehatan bagi pemain yang cedera.
-
Komersialisasi: Optimalisasi pencarian sponsor, pengelolaan merchandise, dan perbaikan komunikasi media sosial.
-
Pertanggungjawaban: Manajemen harus bersedia dievaluasi secara terbuka jika poin-poin tersebut tidak terealisasi.
Perwakilan Pontianak Fans 1970 menegaskan bahwa gerakan ini murni didasari kepedulian terhadap eksistensi klub.













