Faktakalbar.id, INDRAMAYU — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu meningkatkan intensitas pemantauan di Desa Kertawinangun, Kecamatan Indramayu, pasca-banjir besar yang dipicu luapan Sungai Cilalanang pada Jumat (30/1/2026).
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, hujan deras yang mengguyur wilayah Jawa Barat tersebut mengakibatkan sedikitnya 825 jiwa terdampak.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 166 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena 275 unit rumah warga terendam air.
Dampak banjir tidak hanya menyasar permukiman, tetapi juga merusak sektor pertanian secara signifikan.
Baca Juga: Kawal Rehabilitasi Aceh Utara, BNPB Pastikan Infrastruktur Dibangun Lebih Adaptif Bencana















