Faktakalbar.id, OPINI – Seharian ini warga Kota Pontianak dihebohkan “Cinta Segi Enam.” Ini kisah cinta orang super tajir, tentunya beda dengan cinta monyet.
Ada satu lagi yang membuat warung kopi di Pontianak terasa panas, munculnya Tim Airlangga.
Jangan bayangkan itu nama sebuah kerajaan, nama penerbit buku, bukan juga nama Menko.
Airlangga yang di Kalbar, beda. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!
Di Pontianak, kota yang panasnya bisa bikin es batu menyerah sebelum masuk gelas, ada satu cerita yang belakangan lebih sering dibahas dari harga kopi pancong, Tim Airlangga.
Baca Juga: Arogansi Aparat di Kemayoran, Pedagang Es Gabus Jadi Korban Kekerasan dan Salah Tuduh
Ini cerita yang sumbernya rapi, dari pemberitaan Fakta Kalbar, tapi ketika sampai ke meja warkop, kisahnya jadi lain. Lebih hidup. Lebih nyentil.
Menurut informasi yang dimuat Fakta Kalbar, Tim Airlangga disebut-sebut aktif mendatangi dinas dan badan di lingkungan Pemprov Kalbar.
Mereka menjajaki proyek fisik, jasa konsultan, cleaning service, sampai jasa keamanan.
Kedengarannya biasa, kalau tidak ada satu bumbu utama: kedekatan dengan lingkar kekuasaan.
Kata Gunadi, narasumber yang dikutip Fakta Kalbar, tim ini keliling dinas dengan percaya diri tingkat tinggi.
“Tim itu keliling dinas. Mereka datang meminta proyek fisik, konsultan dan jasa kebersihan dan keamanan, terutama penunjukan langsung konsultan,” ujarnya, 23/1/2026.
Di warkop, kalimat itu langsung diterjemahkan sederhana. Ini bukan soal proposal, ini soal siapa kenal siapa.
Masih menurut informasi Fakta Kalbar, Tim Airlangga disebut dipimpin oleh anak seorang pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar.
Nah, di titik ini, obrolan warkop biasanya berhenti sebentar. Diseruput dulu koptagulnya. Lalu ada yang nyeletuk, “Oh… pantes anak bos besak.”
Tidak ada tuduhan, tapi juga tidak ada yang benar-benar kaget.
Tim ini, kata Gunadi dalam pemberitaan tersebut, tidak main satu pintu.
Mereka menyasar banyak dinas.
Tapi satu nama paling sering disebut, dinas yang biasa ngurus proyek.
Di sana, Tim Airlangga disebut memperoleh sejumlah proyek konsultan.
Tidak dijelaskan rinci proyeknya apa saja, tapi pola katanya menarik.
Sejumlah, berulang, konsultan. Kata-kata yang kalau dirangkai, bikin alis terangkat.
Lebih menarik lagi, menurut Fakta Kalbar, ada seorang pegawai honorer berinisial ALB yang disebut menjadi penghubung Tim Airlangga dengan internal dinas paling basah itu.
















