Sejak RUPST (29/6/2022), ia memimpin bursa hingga akhirnya memutuskan berhenti saat saham-saham Indonesia dibekukan sementara oleh MSCI.
“Saya sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia,” kata Iman Rachman.
Krisis ini bermula saat MSCI membekukan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia dan menghentikan penambahan saham baru ke dalam indeks mereka.
Akibatnya, sentimen pasar memburuk hingga memaksa bursa melakukan langkah-langkah darurat untuk menahan tekanan jual yang masif.
Baca Juga: IHSG Hancur, Dirut BEI Resmi Mundur Hari Ini
(Mira)














