“Dari keterangan saksi, korban sebelumnya memperbaiki mesin air di pinggir sungai. Dugaan sementara mengarah pada kecelakaan akibat aliran listrik,” jelas Sutikno.
Pihak keluarga korban telah menyatakan penolakan untuk dilakukan tindakan autopsi dan sudah menandatangani surat pernyataan resmi.
Rencananya, jenazah akan langsung dimakamkan pada Jumat malam di pemakaman Muslim Dusun Sei Sadong.
Selama proses evakuasi hingga penanganan jenazah selesai, situasi di lokasi kejadian dilaporkan berlangsung aman dan kondusif.
Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Sanggau guna melengkapi data pemeriksaan medis.
“Kami tetap melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk pendataan saksi dan koordinasi lintas unit, meskipun pihak keluarga menolak autopsi,” tambahnya.
Kejadian penemuan Mayat di Sungai Sekayam ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan peralatan listrik di area perairan.
Polsek Sekayam mengimbau warga untuk memastikan keamanan instalasi listrik guna mencegah terulangnya peristiwa Mayat di Sungai Sekayam serupa di masa mendatang.
Baca Juga: Kronologi Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Perairan Sungai Tengar Ketapang
(Ariya)
















