Kebijakan Fiskal Prabowo Picu Eksodus Modal Asing, Pasar Modal Kehilangan Rp1.300 Triliun

"Kebijakan fiskal Presiden Prabowo Subianto yang memperlebar defisit memicu eksodus modal asing masif. Pasar modal RI merosot hingga Rp1.300 triliun."
Kebijakan fiskal Presiden Prabowo Subianto yang memperlebar defisit memicu eksodus modal asing masif. Pasar modal RI merosot hingga Rp1.300 triliun. (Dok. Ist)

Secara kumulatif sepanjang tahun 2025, total modal asing yang keluar dari saham Indonesia telah mencapai US$1 miliar (Rp16,8 triliun).

Tekanan terhadap kebijakan ekonomi ini juga berimbas pada mata uang nasional.

Rupiah sempat melemah ke level rekor terendah di angka 16.985 per dolar AS pada pekan lalu, sebelum akhirnya bergerak di kisaran 16.800.

Sebagai langkah darurat untuk meredam kekhawatiran investor, otoritas Indonesia telah mengumumkan serangkaian kebijakan, termasuk penggandaan persyaratan saham free float bagi perusahaan terdaftar menjadi 15 persen.

Pemerintah berharap langkah-langkah ini dapat segera diterapkan sehingga persoalan kasta pasar modal ini dapat diselesaikan pada Maret mendatang.

Baca Juga: IHSG Hancur, Dirut BEI Resmi Mundur Hari Ini

(Mira)