Diduga Epilepsi Kambuh, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Selokan Mentebah

Petugas Polsek Mentebah saat melakukan proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jenazah seorang pemancing di selokan Dusun Bangan Permai.
Petugas Polsek Mentebah saat melakukan proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jenazah seorang pemancing di selokan Dusun Bangan Permai. (Dok. Ist)

“Saksi lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mentebah. Personel kami langsung bergerak cepat menuju TKP untuk melakukan evakuasi dan mengumpulkan keterangan,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan pemeriksaan fisik awal oleh petugas di lokasi kejadian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, diketahui bahwa R memiliki riwayat penyakit epilepsi atau ayan.

“Diduga kuat, penyakit korban kambuh saat ia sedang memancing sendirian, sehingga korban terjatuh ke dalam air tanpa ada yang menolong,” tambah Iptu Didik.

Meskipun kepolisian sempat memberikan saran untuk dilakukan tindakan visum di RSUD Achmad Diponegoro Putussibau guna memastikan penyebab kematian secara medis, pihak keluarga menolak.

Keluarga korban memilih untuk segera membawa jenazah ke rumah duka untuk proses pemakaman.

Pihak kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa waspada ketika beraktivitas sendirian di luar rumah, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat kondisi kesehatan tertentu.

Hal ini penting guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari.

“Kami menghimbau kepada warga agar selalu berhati-hati jika bepergian sendiri di luar rumah, apalagi yang punya penyakit bawaan, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” pungkas Iptu Didik.

Baca Juga: Kronologi Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Perairan Sungai Tengar Ketapang

(Natash)