Bukan Cuma Ibu-Ibu, BKMT Pontianak Rangkul Jemaah Pria

BKMT Pontianak transformasi diri tak hanya untuk ibu-ibu, tapi juga rangkul bapak-bapak. Ketua BKMT Yanieta Arbiastutie tegaskan jadi wadah inklusif. (Dok: Pemkot Pontianak)
BKMT Pontianak transformasi diri tak hanya untuk ibu-ibu, tapi juga rangkul bapak-bapak. Ketua BKMT Yanieta Arbiastutie tegaskan jadi wadah inklusif. (Dok: Pemkot Pontianak)

“Kolaborasi dan sinergi antara BKMT dan Pemerintah Kota Pontianak perlu terus dijaga. Majelis taklim memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas organisasi sekaligus kualitas keimanan masyarakat,” ungkap Edi.

Baca Juga: Edi Kamtono Cek Kebakaran Lahan di Perbatasan Pontianak

Lebih lanjut, Edi menekankan pentingnya peringatan hari besar Islam sebagai momen refleksi diri.

“Isra Mikraj adalah tonggak sejarah umat Islam karena di sanalah perintah salat diturunkan. Di tengah era digital saat ini, ketika arus informasi dan komunikasi begitu cepat, peringatan Isra Mikraj harus menjadi ruang refleksi untuk memperkuat keimanan dan ketenangan batin,” pungkasnya.

(*Sr)