Bukan Cuma Ibu-Ibu, BKMT Pontianak Rangkul Jemaah Pria

BKMT Pontianak transformasi diri tak hanya untuk ibu-ibu, tapi juga rangkul bapak-bapak. Ketua BKMT Yanieta Arbiastutie tegaskan jadi wadah inklusif. (Dok: Pemkot Pontianak)
BKMT Pontianak transformasi diri tak hanya untuk ibu-ibu, tapi juga rangkul bapak-bapak. Ketua BKMT Yanieta Arbiastutie tegaskan jadi wadah inklusif. (Dok: Pemkot Pontianak)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Pontianak melakukan strategi baru dalam pendekatan dakwah. Organisasi yang selama ini identik dengan pengajian kaum ibu tersebut kini memperluas jangkauannya dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk kaum bapak.

Ketua BKMT Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, menegaskan perubahan arah gerak organisasi tersebut dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga: Edi Kamtono Ajak Perkuat Iman Hadapi Tantangan Zaman

Yanieta menyampaikan bahwa BKMT saat ini terus bertransformasi, tidak lagi hanya menjadi wadah pembinaan bagi kaum ibu, tetapi berkembang menjadi ruang kebersamaan umat yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk kaum bapak.

Menjadi Ruang Inklusif

Transformasi ini menjadi upaya BKMT untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah bersama dalam pembinaan keimanan dan ukhuwah di Kota Pontianak.

Yanieta menjelaskan langkah melibatkan lintas unsur dalam kepengurusan BKMT merupakan strategi agar masyarakat merasakan dampak pembinaan keagamaan secara lebih luas.

“BKMT ingin hadir sebagai ruang yang inklusif, tempat menimba ilmu, mempererat silaturahmi, serta menguatkan nilai-nilai keislaman di tengah tantangan kehidupan modern,” katanya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mendukung langkah BKMT tersebut. Edi menilai kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keagamaan sangat penting di era digital saat ini.