Unik dan Strategis, ROK Army Tempatkan Pertahanan Udara di Atap Pencakar Langit Seoul

Pos pertahanan udara Brigade ke-1 ROK Army yang dilengkapi senjata anti-pesawat di atas atap gedung pencakar langit dengan latar belakang pemandangan kota Seoul. (Dok. ROK Army)
Pos pertahanan udara Brigade ke-1 ROK Army yang dilengkapi senjata anti-pesawat di atas atap gedung pencakar langit dengan latar belakang pemandangan kota Seoul. (Dok. ROK Army)

Faktakalbar.id, SEOUL – Brigade Pertahanan Udara ke-1 Angkatan Darat Republik Korea (ROK Army), yang berada di bawah komando Komando Pertahanan Ibu Kota, memegang tanggung jawab krusial dalam menjaga keamanan udara ketinggian rendah (Low Altitude Air Defense/LAAD) di Seoul, ibu kota Korea Selatan, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga: Bantai Korea Selatan 5-0, Timnas Futsal Indonesia Pimpin Klasemen Grup A Piala Asia Futsal 2026

Meskipun Korea Selatan memiliki keunggulan kekuatan udara dibandingkan Korea Utara, negara ini tetap mempertahankan jaringan senjata anti-pesawat dan rudal permukaan-ke-udara (SAM) jarak pendek yang kuat selama beberapa dekade.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi berbagai ancaman udara yang mungkin terjadi.

Strategi pertahanan yang diterapkan terbilang unik.

Berbagai pos pertahanan udara tersebar di seluruh penjuru Seoul, bahkan ditempatkan di lokasi-lokasi yang tidak konvensional seperti di atas atap gedung pencakar langit maupun puncak gunung.

Investasi berkelanjutan Korea Selatan dalam kemampuan pertahanan udara ketinggian rendah ini kian terbukti relevansinya, terutama di tengah maraknya proliferasi sistem tanpa awak (unmanned systems) jarak jauh berbiaya rendah, seperti drone, yang menjadi ancaman baru dalam peperangan modern.

Sistem pertahanan utama yang menjaga langit Seoul meliputi KM167A3 Vulcan Air Defense System (VADS), senjata anti-pesawat swa-gerak K30W Chunho, dan Chiron KP-SAM.

Baca Juga: Bom Pintar KGGB Korea Selatan Jadi Opsi Upgrade Mematikan untuk Jet Tempur FA-50

Sistem-sistem ini diperkuat dengan berbagai jenis pertahanan udara kinetik lainnya, radar, sistem observasi termal, serta sistem Counter-Unmanned Aircraft Systems (C-UxS) yang baru diperkenalkan.

Sementara Brigade Pertahanan Udara ke-1 berfokus pada ancaman ketinggian rendah, Angkatan Udara ROK (ROK Air Force) bertanggung jawab mengoperasikan sistem pertahanan udara tingkat tinggi untuk misi pertahanan udara dan rudal balistik di wilayah Seoul.

(FR)