“Capaian ini menjadi modal penting dan motivasi bagi kita untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat demi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Meski mencatat tren positif, Muhammadin mengingatkan adanya tantangan fiskal akibat berkurangnya dana transfer ke daerah.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menerapkan strategi pengelolaan keuangan yang cermat, efektif, serta melakukan terobosan inovatif demi Kalimantan Barat yang semakin maju.
(FR)
















