Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Supadio kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung kesiapsiagaan operasi militer.
Kali ini, Lanud Supadio memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Penerjunan Penyegaran (Jungar) Statik dan Free Fall bagi prajurit Komando Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) Tahun Anggaran 2026.
Baca Juga: Tinjau Skatek 024, Wakasau Pastikan Pemeliharaan Helikopter TNI AU Sesuai Standar
Kegiatan ini berlangsung di military apron Lanud Supadio, Selasa (27/1/2026).
Latihan ini melibatkan total 94 peterjun di bawah pimpinan Komandan Batalyon (Danyon) Arhanud 15 Pasgat, Letkol Pas Erwan Hidayat.
Para prajurit tersebut berasal dari berbagai satuan elit, terdiri atas 35 personel Yon Arhanud 14 Pasgat, 27 personel Yon Arhanud 15 Pasgat, 27 personel Yon Parako 466 Pasgat, serta 5 personel Jump Master Free Fall dari Wing Dik 800 Pasgat.
Untuk mendukung kelancaran operasi udara, satu unit pesawat angkut taktis CN-295 dengan nomor registrasi A-2904 dari Skadron Udara 2 dikerahkan.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak dini hari dengan apel pagi dan pengecekan personel maupun materiil yang ketat. Sebelum menaiki pesawat, seluruh prajurit wajib menjalani pemeriksaan kesehatan dan mengikuti ground training di bawah arahan para Jump Master.
Baca Juga: Kemhan Pastikan Gelombang Kedua Pesawat Rafale Tiba Pertengahan 2026
Hal ini dilakukan untuk menyegarkan kembali prosedur teknis penerjunan demi keamanan maksimal.
Penerjunan dilaksanakan dalam tiga gelombang, mulai pukul 07.00 WIB hingga 07.40 WIB.
Seluruh tahapan berjalan aman dan lancar berkat dukungan penuh dari unsur pengamanan dan pelayanan pangkalan Lanud Supadio.
Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio, Kolonel Pnb D. Leonard Dumatubun, menegaskan komitmen pangkalan dalam memfasilitasi latihan ini.
















