Faktakalbar.id, BOLA – AC Milan terus melanjutkan catatan impresif tidak terkalahkan di ajang Serie A musim ini. Namun, rentetan hasil imbang yang sering diraih justru membuat Rossoneri mulai tertinggal dari rival sekotanya, Inter Milan, dalam perebutan takhta puncak klasemen.
Dalam laga pekan ke-22 yang berlangsung di Stadion Olimpico, Senin (26/1/2026) dini hari WIB, Milan sempat unggul lebih dulu melalui Koni De Winter pada menit ke-62. Namun, kemenangan di depan mata sirna setelah Lorenzo Pellegrini menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat titik putih sepuluh menit berselang.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Penalti Lorenzo Pellegrini Selamatkan AS Roma dari Kekalahan Kontra AC Milan
Rekor Terpanjang di Lima Liga Top Eropa
Hasil imbang di markas Roma tersebut memperpanjang catatan luar biasa Milan.
Sejak menderita kekalahan 1-2 dari Cremonese pada pekan pembuka, pasukan asuhan Massimiliano Allegri tercatat sudah melalui 21 pertandingan tanpa tersentuh kekalahan.
Dari rangkaian tersebut, Milan meraih 13 kemenangan dan 8 hasil seri. Capaian ini menjadi rangkaian tak terkalahkan terpanjang di lima liga top Eropa musim ini. Sayangnya, banyaknya hasil imbang menjadi penghambat bagi Milan untuk mengudeta posisi puncak.
Saat ini, Milan mengoleksi 47 poin dan duduk di posisi kedua. Mereka tertinggal lima angka dari Inter Milan yang memuncaki klasemen dengan 52 poin. Menariknya, Inter sudah menelan empat kekalahan namun hanya sekali meraih hasil imbang, yang membuat perolehan poin mereka lebih efektif.
Baca Juga: Klasemen Liga Italia 2025/2026: AC Milan Jaga Jarak 3 Poin dari Inter, AS Roma Tembus 4 Besar
Fokus Allegri: Target Empat Besar
Kondisi ini sebenarnya menjadi tantangan bagi Milan. Mengingat mereka tidak bermain di kompetisi Eropa musim ini, Milan seharusnya memiliki keunggulan stamina dibandingkan Inter yang masih harus membagi fokus dengan Liga Champions dan Coppa Italia.
Meski demikian, Massimiliano Allegri mengaku tidak terlalu memusingkan jarak poin dengan puncak klasemen.
Baginya, target utama klub sejak awal musim adalah mengamankan posisi di zona Liga Champions.
















